Bius itu…(1)

Pak Zen…luka ini harus ditutup…

Maksud Pak Roni….?

Ya..Pak Zen harus di operasi lagi untuk menutup tendon (urat) yang terbuka ini…kalau luka seperti ini daging dan kulitnya tak akan bertemu…

Ooo…begitu ya Pak Roni…bius lokal aja kan?

Ngak lah…kalau bius lokal aja akan sakit…

Ooo…seperti bius yang  sebelumnya ya, spinal (bius separo tubuh)?

Ngak…kalau bius spinal itu Pak zen harus rawat inap… harus bius total…jadi sore nanti bisa langsung pulang…sekarang Pak Zen tunggu aja di ruang OK (operasi)…

Innalillah…

Rencana awalnya pagi sabtu itu hanya mau pergi kontrol seperti biasa, malahan diperjalanan sudah buat janji sama anak saya, Hafidz, untuk singgah di mini marketnya Kurniawan Malin Mudo (teman akrab sejak SMP)…

Bang Hafidz…nanti setelah abi kontrol kita singgah ke mini market Abi Fatih ya (panggilan iwan)

Ya bi….kita beli es walls lagi ya…

Ok…tapi abang ngak boleh minta es abi ya….seperti sebelum-sebelumnya…

(Hafidz hanya diam….karena takut untuk komitmen yang satu ini)

………………………

Itulah hidup kawan….

Banyak hal-hal yang terjadi diluar rencana kita “yamkuruuna wayamkurullah…wallahu khairul makiriin...kita buat rencana…Allah juga punya rencana untuk kita…dan Allah lah sebaik-baiknya pembuat rencana…

Empat minggu sebelum operasi ketiga ini juga seperti itu, ketika kontrol (ket: kaki kiri saya patah seminggu sebelum bulan Ramadhan 1432 H) ke rumah sakit Siti Rahmah karena ada pembengkakan (infeksi) pada bekas lukanya…saya pikir hanya dikasih obat dan boleh pulang…tapi dr. Roni Ekasaputra, SPOT (dokter muda yang cerdas, sholeh, gagah dan baik hati….ma’af ini bukan pandangan saya pribadi, tapi hampir semua pasiennya yang bertemu dengan saya bilang seperti itu…insya Allah nanti ada tulisan tersendiri mengenai dokter muda idaman bangsa ini…) menyatakan saya harus di operasi lagi untuk membersihkan infeksi itu dan dirawat inapkan selama seminggu…jadilah saya dengan istri berdua merayakan Idul Adha di RSUD Rasidin Padang…ya…untuk menghibur diri hari Ahad itu saya takbir sendiri, yang membuat istri saya tersenyum…

Ma’af kawan…sebenarnya yang ingin saya ceritakan disini adalah mengenai macam-macam bius yang pernah saya alami…tapi karena pengantarnya udah kepanjangan dan nanti membuat kawan jadi bosan…maka kita tulis aja dikesempatan lain…Wallahu’alam

Padang, 26 Nopember 2011

23.25 wib

 

Posted in Umum | Tinggalkan komentar

Zen…tulislah apa yang ingin kau tulis…

Malu…itu perasaan yang muncul ketika akan mengawali menulis…

Karena seringkali saya merasa tidak mampu dan tidak layak untuk menulis…
Memangnya saya ini siapa…? kok ingin jadi penulis pula? ada ngak nanti yang mau membaca tulisan saya…kalau pun ada yang membaca jangan-jangan nanti mereka menertawakan saya…

Berbagai perasaan berkecamuk…lalu hasilnya apa? ya saya tidak pernah menulis…hanya mengkhayal dan bermimpi….semua lintasan pikiran hanya lewat begitu saja tanpa pernah saya ikat…

Lalu yang akan saya tulis itu apa…?

Novel….? mau menyaingi kang abiq ya? atau mau meniru Ahmaf Fuadi dan Andrea Hirata yang telah mengangkat kisah nyata mereka menjadi karya yang fenomenal… ha..ha…masih jauh lah zen…mereka sudah sangat berpengalaman…
lalu apa?

Opini….artikel…? ha..ha…udah tertinggal jauh kau sama-sama yuniormu…buka aja blog www.rangtalu.wordpress.com, itu tulisan adikmu “Adrian Fteriskha” di Etos…luar biasa dan menyentuh… atau kau buka www.hasdiputra.wordpress.com …itu juga punya adikmu…hasdi putra…luar biasa juga…atau mau meniru seniormu yang sudah begitu banyak tulisannya menyebar diberbagai media lokal, nasional dan internasional….Donny Sofyan…

Entahlah…

Lalu apa yang mau kau tulis zen…

Karya tulis ilmiah…

yah…sebagai seorang “reseacher” di balai penelitian seharusnya memang inilah yang harus saya tulis…tapi mana? kok ngak pernah tulisannya muncul dijurnal-jurnal pertanian atau di prosiding-prosiding seminar nasional…(ada sih diprosiding tapi masih sangat sedikit…)
Katanya kau mau jadi profesor riset…tapi mana usahamu? masih NOL besar…

Begitulah….

Sekarang…saya ingin tulis apa yang melintas dalam pikiran saya…apakah nantinya dia akan jadi novel, artikel atau karya ilmiah…
Bukankah semua penulis hebat juga berproses dari hal-hal yang kecil…”Saidul Khatir”nya Ibnu Jauzi lahir dari kemauan keras beliau untuk selalu mengikat lintasan pikiran dalam bentuk tulisan…
Insya Allah..hari ini akan saya mulai semuanya…menulis…apa pun itu jadinya…

Padang, 26b Nopember 2011
14.43 wib

Posted in Umum | Tinggalkan komentar

‘Afiat

Mahal dan nikmatnya sehat baru akan kita rasakan ketika kita sakit, sekecil apapun sakit itu, tergores pisaukah, tertusuk jarumkah atau mata yang kemasukan debu atau lalat. Tentu akan terasa semakin mahal ketika sakit yang kita derita termasuk kelas kronis, seperti thypus, mag, stroke dll, ketika makan kita harus ditimbang, gerak-gerik kita dibatasi…akan sangat terasa mahalnya sehat itu…

Itulah yang saya rasakan hari ini, badan kurang sehat, meriang, pegal-pegal, batuk-batuk dan juga ingus yang berleleran. “Tersiksa” rasanya….

Banyak ibroh yang mestinya kita ambil dari sakit yang kita derita,

Pertama,

Rasulullah mengatakan sakit itu akan menggugurkan dosa-dosa kita, selama kita sabar dan tidak berkeluh-kesah.

Kedua,

Merupakan peringatan bagi kita untuk tidak menyia-nyiakan waktu sehat, waktu sakit produktivitas kita akan menurun, baik dari segi ibadah ataupu dari segi kerja lainnya.

Ketiga,

Senantiasalah memelihara kesehatan, dengan cara olah raga secara teratur dan makan yang “halalan thoyyiban”

Ruang Tata Usaha

05 Agustus 2008

08.47 wib

Posted in Umum | Tinggalkan komentar

WUJUDLAH IMPIAN

Semua berawal dari impian….

Islam menamakannya niat

Ahli manajemen menjuluki perencanaan

Barat memanggilnya planning

Terserah…

Impian adalah hak semua orang

Tidak ada yang berhak membatasinya

Apalagi melarangnya…

Saya juga ingin menggapai impian itu…

Keyakinan akan istijabah Allah atas do’a-do’a

Di ikuti dengan sunnatullah berikutnya

“kerja keras dan tawakkal ilallah”

Yakinlah tiada maksud yang takkan sampai

Tiada keinginan yang takkan terkabul

Selama itu sunnatullah kehidupan…

Waktu SMU saya bercita-cita masuk Unand

Yang ketika itu tidak mungkin rasanya dapat dijangkau

Baik oleh prestasi atau pun keuangan orang tua waktu itu

Namun ketika do’a berbaur dengan mujahadah

Semua jalan terbuka..

Masuk lewat jalur PMDK dan pintu rezki pun Allah betangkan seluas-luasnya.

Waktu kuliah saya memimpikan hadirnya seorang pendamping hidup

Yang akan mendatangkan ketenangan jiwa

Menjauhkan diri dari maksiat…

Kemudian Allah datangkan seorang wanita yang cantik shalehah

Empat tahun yang lalu saya meletakkan karier peneliti sebagai plan B

(Dosen sebagai plan A nya)…

Meski dulu terasa mustahil…

Tapi bagi Allah semuanya begitu mudah “Kun Fayakun”

Hari ini tinggal merangkai serpihan-serpihan mimpi

Menjadi kumpulan kenyataan yang tertata rapi dan indah

Calon peneliti….harapan panjangnya jadi peneliti utama… amiiin

Menyambung kuliah…

Semoga Allah bentangkan jalan menuju post doctor

Semua ini bukan untuk gaya-gayaan

Apalagi sekedar prestise….

Semua ini

Insya Allah untuk kehidupan yang lebih baik…

Bukan individu….tapi untuk SEMUA…. Insya Allah

Untuk Kejadjaan Bangsa (motto unand)

Untuk menjadi pribadi yang mushlih… (nama anakku)

Untuk menjadi….insanul kamil

“laa yuk minuu ahadukum hattaa yuhibbaa li akhi maa yuhibbuu li nafsif”

TU Balitbu Tropika

11 Juli 2008

09.55 wib

Posted in Umum | 2 Komentar

PRODUKTIVITAS

Sudah menjadi “sunnah kauniyah” barangsiapa yang melaksanakan kunci-kunci manajemen dengan baik (planning, organizing, actuating, controlling dan evaluating) akan memperoleh kesuksesan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan orang-orang yang hanya menjalani aktivitas seperti “air yang mengalir”. Tidak peduli agama, ras, suku atau pun bangsa, selama ia komit menjalnkan kunci-kunci manajemen tadi maka kesuksesan/kemajuan akan diraihnya.

Studi kasus di negeri kita Indonesia, perusahaan swasta atau perusahaan asing kadangkala jauh lebih mampu bertahan dan berkembang dibandingkan dengan perusahaan yang dikendalikan atau dipegang oleh pemerintah. Banyak BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang mengeluh, tidak mampu bertahan, malahan selalu merasa merugi. Paling fenomenal adalah PLN (Perusahaan Listrik Negara), dari tahun ke tahun tidak ada perkembangan berarti, malahan selalu laporannya merugi. Alasan debit air yang turun, terjadinya pencurian arus, selalu menjadi alasan kerugian. Akibat yang paling dirasakan masyarakat adalan pematian listrik yang begitu sering di negeri ini.

Sekarang kita tinggalkan segala “tetek bengek” alasan tadi. Mari kita mencoba mencari titik akar permasalahan yang menimpa negeri ini. Jangan pernah menjadikan keterbasan Sumber Daya Alam sebagai alasan tidak maju-majunya negeri kita, karena negeri kita adalan “segumpal tanah surga” yang Allah lemparkan ke bumi ini. Apapun ada di negeri kita tercinta ini.

Perlu kita sorot adalah “orang-orangnya” di negeri ini. Penyebab terbesar sulit berkembang dan majunya negeri ini adalah karakter bangsa ini. Ada beberapa karakter yang perlu diperbaiki dari bangsa ini:

  1. Malas

Ini adalah penyakit terbesar yang melanda bangsa Indonesia. Penjajahan selama 3,5 abad oleh bangsa Belanda menjadikan orang-orang negeri ini

Posted in Umum | Tinggalkan komentar

Membangun Diri

Keterarahan dalam hidup adalah keniscayaan.

Suatu keyakinan yang harus dipegang teguh adalah bahwa Allah lebih mencintai orang –orang yang berjuang dengan barisan atau dengan perencanaan yang matang, seperti sebuah bangunan yang kokoh.

Terbentuknya sebuah bangunan yang kokoh butuh perencanaan pembangunan yang matang, mulai dari awal sampai akhir…

Demikian juga hidup ini…

Ketika kita biarkan hidup ini mengalir begitu saja

tanpa ada persiapan, perencanaan dan manajemen diri yang baik

disaat itulah kita sedang membangun kegagalan diri sendiri

Mati sebelum kematian yang sebenarnya datang…

Kalau kita hanya sibuk memperhatikan apa kata orang tentang kita

lalu menghabiskan waktu untuk mengikuti pendapat mereka

sibuk menyocokkan diri dengan kemauan- kemauan tersebut

Dikala itulah kita telah kehilangan jati diri

kita kehilangan “aku diri” dan “aku ideal”

terjerumus kepada “aku sosial” yang beragam tanggapannya.

Saatnya kita tentukan diri sendiri

dengan tidak mengabaikan masukan-masukan yang akan membangun diri

jadikan “aku ideal” sebagai acuan

jangan biarkan diri dalam ketidak pastian

yakinlah orang yang punya kemauan diri yang keras

kesungguh-sungguhan yang luar biasa

menjadi pembelajar yang sejati

akan menjadi sang juara di dalam kompetisi hidup di dunia ini

juga di akhirat kelak…insya Allah…

ketika Al qur’an dan sunnah Rasulullah sebagai “aku idealnya”

Wahai jiwa yang pemberani..

teruslah bergerak

halau seluruh penghalang

patahkan semua rintangan

Posted in Umum | Tinggalkan komentar

Banyak Yang Berubah

Rasanya belum lama saya meninggalkan kampus dan teman2, dan memang belum lama. Baru 1 tahun lebih dikit. Tapi telah begitu banyak perubahan yang saya temukan, terutama pada teman2. Alhamdulillah perubahan itu ke arah yang lebih baik, setiap kita punya waktu danh kesempatan itu berbuiat dan berbeda dengan masa lalu. Banyak di antara kita yang telah memperluas dan memperlebar sayapnya, sehingg daya terbangnya semakin cepat dan tinggi.

Saya teringat akhi nova di Liwa, lampung. sukses dengan bisnis ponsel dan pulsanya, semoga Allah mudahkan langkahnya memyempurnakan separoh dari dien ini. Saya teringat sarpin di medan yang telah berkeluarga, insya ALLah bahagia. Saya teringat…banyak teman2, semoga semua asa dan cita-cita yang dulu pernah kita rangkai menjadi kenyataan…

Posted in Umum | 5 Komentar